Alat Pandu 3D Audio Bagi Tunanetra

Seperti yang anda ketahui, kualitas pendengaran insan semakin lama bakal semakin menurun. Tentu saja tidak terdapat seorang juga yang hendak memakai alat tolong dengar, tapi bila memang sudah kendala mendengar, tak ada penyelesaian yang lebih baik.

Alat Bantu Pendengaran sendiri bermacam-macam. Ada yang murah, ada pun yang berharga selangit. Terlepas dari itu, kebanyakan seringkali memanfaatkan mikrofon yang ditempatkan di unsur belakang telinga. Efek sampingnya? Terkadang sang pemakai kendala memahami letak lawan bicaranya.

Sebuah startup mempunyai nama Eargo hendak menawarkan penyelesaian buat masalah semacam itu. Setelah mematangkan risetnya sekitar sekitar lima tahun, mereka mengenalkan alat tolong dengar dengan nama yang sama, Eargo.

Wujud Eargo benar-benar bertolak belakang dari alat tolong dengar tradisional. Dimensinya paling kecil, dan ketika dipakai, ia nyaris tidak kelihatan. Dengan demikian, pemakainya pun dapat lebih percaya diri saat berinteraksi di lokasi umum.

Salah satu rahasia Eargo terletak pada serat-serat berwarna putihnya yang dijuluki Flexi Fibers. Terbuat dari silikon berstandar medis, Flexi Fibers ini bertugas menyangga posisi Eargo di dalam kanal telinga Anda. Namun di ketika yang sama, tidak memblokirnya secara menyeluruh.

Dengan demikian, suara berfrekuensi rendah (bass) di dekat masih dapat terdengar, dan Eargo pun melulu perlu mengeraskan suara mid dan treble. Hasilnya? Suara dapat terdengar lebih alami ketimbang menggunakan alat tolong dengar tradisional. Di ketika yang sama, Eargo pun mengemas 4 profil suara yang berbeda. Pengguna dapat mengubah profil melulu dengan menyentuh telinganya dua kali.

Seperti yang anda ketahui, kualitas pendengaran insan semakin lama bakal semakin menurun. Tentu saja tidak terdapat seorang juga yang hendak memakai alat tolong dengar, tapi bila memang sudah kendala mendengar, tak ada penyelesaian yang lebih baik.

Alat tolong dengar sendiri bermacam-macam. Ada yang murah, ada pun yang berharga selangit. Terlepas dari itu, kebanyakan seringkali memanfaatkan mikrofon yang ditempatkan di unsur belakang telinga. Efek sampingnya? Terkadang sang pemakai kendala memahami letak lawan bicaranya.

Sebuah startup mempunyai nama Eargo hendak menawarkan penyelesaian buat masalah semacam itu. Setelah mematangkan risetnya sekitar sekitar lima tahun, mereka mengenalkan alat tolong dengar dengan nama yang sama, Eargo.

 

Wujud Eargo benar-benar bertolak belakang dari alat tolong dengar tradisional. Dimensinya paling kecil, dan ketika dipakai, ia nyaris tidak kelihatan. Dengan demikian, pemakainya pun dapat lebih percaya diri saat berinteraksi di lokasi umum.

Salah satu rahasia Eargo terletak pada serat-serat berwarna putihnya yang dijuluki Flexi Fibers. Terbuat dari silikon berstandar medis, Flexi Fibers ini bertugas menyangga posisi Eargo di dalam kanal telinga Anda. Namun di ketika yang sama, tidak memblokirnya secara menyeluruh.

Dengan demikian, suara berfrekuensi rendah (bass) di dekat masih dapat terdengar, dan Eargo pun melulu perlu mengeraskan suara mid dan treble. Hasilnya? Suara dapat terdengar lebih alami ketimbang menggunakan alat tolong dengar tradisional. Di ketika yang sama, Eargo pun mengemas 4 profil suara yang berbeda. Pengguna dapat mengubah profil melulu dengan menyentuh telinganya dua kali.

Pun begitu, salah satu kelebihan Eargo dibanding alat tolong dengar biasa ialah letak mikrofonnya. Mikrofon kepunyaan Eargo berada langsung di dalam telinga Anda. Artinya, suara yang dikeraskan ialah yang berasal dari hadapan Anda, sebagaimana alam dan ilmu biologi merancangnya.

Terkait kenyamanannya, tim developer Eargo mengklaim bahwa saking nyamannya, sebanyak konsumen menyatakan terkadang tak sempat sedang mengenakan alat tolong dengar ini. Eargo pun hadir bareng sebuah carrying case. Sesuai dugaan, case ini pun bermanfaat sebagai charger. Yup, Eargo mempunyai baterai yang rechargeable.

Eargo ketika ini telah siap dijual secara luas. Banderol harga yang ditetapkan ialah $1.980 per pasang. Harga ini memang lumayan mengejutkan, namun menurut survei, rata-rata harga alat tolong dengar di Amerika Serikat ialah $4.200. Lebih lanjut, Eargo pun menawarkan program angsuran sebesar $96 per bulan.

Lalu pertanyaan yang tak kalah urgen adalah, “apakah saya memerlukan alat tolong dengar?” Well, hanya Anda sendiri yang dapat menjawabnya. Kalau Anda tidak jarang salah mendengar hingga lumayan fatal laksana dalam video di bawah ini, terdapat baiknya kita mempertimbangkan guna menggaet alat tolong dengar.

Leave a Comment